Aturan Angka Penting

Materi.id|Pengertian Aturan Angka Penting: Penjumlahan, pengurangan, perkalian dan Pembagian| Hai Hai kita kali ini akan membahas apa itu angka penting, dan bagaimana aturan angka penting itu sendiri baik dalam oprasi penjumlahan, pengurangan, perkalian serta pembagian. Sebelum membahasnya lebih jauh kalian sudah memahamikan apa itu besaran dan contoh dari besaran tersebut? Jika belum, silahkan anda baca terlebih dahulu materi besaran dan satuan berikut ini:

Baca ” Materi Besaran dan Satuan

Secara umum besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan melalui angka dan memiliki satuan. Dalam pengukuran secara ilmiah (fisika) memerlukan apa yang dikenal dengan angka penting. Lalu bagaimana pengertian angka penting itu sendiri?

Pengertian Angka Penting

Angka penting adalah semua angka yang diperoleh dari hasil pengukuran. Misalkan anda mengukur panjang meja anda menggunakan penggaris, maka semua hasil yang anda peroleh dari pengukuran menggunakan penggaris tersebut merupakan angka penting.

Angka penting adalah semua angka yang diperoleh dari hasil pengukuran

Ingat kata kunci yang di cetak tebal yaitu semua HASIL pengukuran itu disebut dengan angka penting. Ingat ya yang memiliki angka penting adalah yang bias diukur, kalo kamu mau mengukur kadar cinta doi terhadap dirimu gara-gara dia sering PHPin kamu, itu bukan angka penting ya :). Mungkin aja dia mengangap kamu tidak penting loh šŸ™‚

Lalu angka apa saja yang termasuk dari angka penting? Sejatinya semua dari hasil pengukuran adalah angka penting yatiu 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9. Lalu 0 bukan angka penting? Ada kondisi atau syarat 0 menjadi angka penting. Perhatikan beberapa syarat dari sebuah angka menjadi angka penting berikut ini:

Aturan Penulisan Angka Penting

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebuah angka menjadi angka penting. Apa saja syarat tersebut? silahkan baca dibawah ini ya.

  1. Semua angka bukan nol (0) adalah angka penting.
    Yaiyalah masak gitu aja kamu ga tau? Contohnya 7,29 (dari deret angka ini terdapat 3 angka penting) , 12,23 (dari deret angka ini terdapat 4 angka penting) Mudah bangetkan?
  2. Angka nol yang terletak dibelakang angka bukan nol adalah bukan angka penting
    Kok bias gitu? iya ini aturan para ilmuan loh jadi kita ikuti saja hehehe. Contohnya adalah 77450 (dari deret angka ini terdapat 4 Angka Penting)
  3. Ā Angka nol yang terletak di belakang penting (DALAM DESIMAL) adalah angka penting
    Contohnya 98,00 ( 4 Angka Penting)
  4. Angka nol yang ada di depan angka penting (DALAM DESIMAL )bukan angka penting
    Contohnya 0,0078 ( 2 Angka Penting)
  5. Ā Angka nol di belakang angka penting (DALAM DESIMAL) adalah angka penting
    Contohnya 0,780 ( 3 Angka Penting)
  6. Angka nol di antara angka penting adalah angka penting
    Contoh: 71800,7001 (9 angka penting)

Bagaimana sudah mulai memahaminya?Ā angka 0 dikatakan penting apabila dia terletakĀ di depan angka penting, atau di belakang (DALAM DESIMAL). Pemahaman akan syarat aturan angka penting ini kita gunakan dalam oprasi penjumlahan, pengurangan, perkalian serta pembagian. Jika sudah memahaminya maka kita lanjut pada Oprasi Penjumlahan Angka Penting

Pengertian dan Aturan Angka Penting

Pengertian dan Aturan Angka Penting

Penjumlahan dan Pengurangan Pada Angka Penting

Ā Perlu anda ketahui bahwa oprasi pengurangan dan penjumlahan dalam fisika sedikit berbeda pada matematika secara umum.

Contohnya

Jika kita belajar matematika maka hasil dariĀ 2,8 + 3,42 adalah 6,22 (pelajaran SD tidak lupa kan).

Dalam fisika, Hasil penjumlahan dan pengurangan angka penting adalah hasil perhitungan angka penting mengikuti angka taksiran yang paling sedikit.

Pada contoh tadi, kita punya kesimpulan bahwa: 2,8 adalah yang paling sedikit angka taksiran/angka di belakang komanya (satu). Oleh karena itu, hasil penghitungannya pun mengikuti ini. Sehingga, dalam penghitungan angka penting, hasil dari:

2,8 + 3,42 = 6,2

Perkalian dan Pembagian

Sama halnya dalam pengurangan dan penjumlahan, operasi perkalian dan pembagian dalam matematika dan fisika berbeda. Perhatikan contoh berikut ini:

Dalam penghitungan matematis, hasil dari 2,4 x 1,11 = 2,664

Pada penghitungan perkalian dan pembagian pada angka penting, hasil akhirnya harus selalu melihat kepadaĀ ā€œjumlah angka penting yang paling sedikitā€.

Pada kasus tadi, jumlah angka penting paling sedikit ada pada 2,4 (dua angka penting), sehingga, hasil dari penghitungan tersebut juga harus mempunyai 2 angka penting.

Maka hasilnya adalah:

2,4 x 1,11 = 2,6

Contoh lain:

0,007 x 0,12 = 0,001 (karena yang angka penting paling kecil adalah 1 angka penting, yaitu dari 0,007)

Demikian pembahasan singkat dan menyenangkan tentang bagaimana aturan angka penting yang disertai contoh soalnya sehingga kalian mudah memahaminya. Silahkan bagikan informasi ini kepada teman kalian ya. Fisika itu mudah dang menyenangkan šŸ™‚

No Responses

Leave a Reply