Cara Penulisan Daftar Pustaka

Materi.id|Halo sobat MateriID, kali ini saya akan membagikan informasi tentang bagaimana cara penulisan daftar pustaka baik dari buku, jurnal, koran ataupun dari internet. Informasi ini sangat berguna bagi kalian yang sedang menulis karya ilmiah baik laporan praktikum, skripsi, thesis ataupun disertasi karena jangan sampai laporan kamu tidak diterima dikarenakan terdapat kesalahan dalam cara penulisan daftar pustaka. Sebelum membahasnya lebih jauh sudahkah kalian mengetahui apa itu daftar pustaka?

Pengertian Daftar Pustaka

Daftar pustaka adalah bagian dari laporan hasil penelitian atau karya ilmiah dimana  memuat semua sumber tertulis (buku, artikrl jurnal, dokumen resmi, atau sumber-sumber lain dari internet) atau tercetak (misalnya Compact disk,
video, film, atau kaset) yang pernah anda atau penulis kutip dan digunakan dalam penulisan sebuah karya tulis ilmiah. Tentunya yang  harus di ketahui oleh peneliti adalah semua sumber tertulis atau tercetak yang tercantum dalam uraian harus dicantumkan dalam daftar pustaka. Sumber-sumber yang tidak pernah digunakan dalam penulisan karya tulis ilmiah atau yang menjadi rujukan dan di tulis dalam bagian karya ilmiah tidak perlu dicantumkan, meskipun pernah dibaca oleh peneliti.

Mengapa penulisan daftar pustaka itu penting? Jika kita menggunakan ide atau gagasan dari seseorang yang kita ambil dari berbagai sumber baik dari buku, koran, jurnal ilmiah serta internet maka kita wajib mengutipnya dengan benar dan menuliskannya sumber tersebut di daftar pustaka. Jika tidak dilakukan demikian maka karya tulis ilmiah yang sedang anda buat sudah mengandung plagiat. Dan perlu anda ketahui, di dunia pendidikan plagiat adalah salah satu yang harus kita hindari.

Bagian-bagian Daftar Pustaka

Lalu Bagaimana Caranya menuliskan daftar pustaka dengan Benar? Yang perlu kalian ketahui sebelum anda mengutip ide atau gagasan dari seseorang yang akan dijadikan rujukan didalam karya tulis ilimiah anda adalah nama pengarang, tahun terbit, judul terbitannya, penerbitnya siapa dan dimana.

Penulisan Nama Pengarang

Nama pengarang atau penulis ide dan gagasan yang hendak anda kutip harus anda ketahui. Dalam penulisan daftar pustaka yang benar, nama akan di tuliskan pada bagian depan. Ingat, cari terlebih dahulu nama belakang pengarangnya kemudian diberi tanda koma (,), setelah itu cantumkan nama depan dan nama tengah pengarang tersebut. Perlu anda ingat, jika di dalam sumber yang henda anda kutip penulisan nama penulis atau pengarangnya dilengkapi dengan gelar maka anda tidak perlu menuliskan gelar tersebut di dalam penulisan daftar pustaka anda.

Tahun Terbit

Langkah kedua yang harus anda ingat adalah mengetahui kapan gagasan atau ide tersebut diterbitkan baik didalam buku atau sumber yang akan gunakan. Penulisan tahun terbit diletakkan pada bagian belakang setelah penulisan nama penggarang atau penulis. Ingat jangan terkecoh dengan tahun cetakan awal, biasa saja buku yang akan anda kutip adalah cetakkan kedua ataupun ketiga. Untuk itu pastikan tahun terbitan sumber yang henda kamu pakai.

Judul

Judul adalah bagian ketiga yang harus anda ketahui. Sebuah ide atau gagasan yang anda akan kutip pasti dimuat dalam sebuah artikel atau sebuah buku. Yang perlu anda lakukan adalah mencari judul artikel yang bagiannya idenya henda kamu kutip.  Penulisan judul tepat diletakkan dibelakang tahun terbitan sumber refrensi tersebut.

Kota dan Nama Penerbit

Pada bagian terakhir dari penulisan daftar pustaka yang benar adalah kota dan nama penerbit. Jika sumber yang hendak kalian kutip adalah buku maka bagian ini harus anda ketahui juga. Silahkan anda cari informasi ini pada bagian depan buku tersebut.

Penulisan Daftar Pustaka dari Berbagai Sumber

Baik, jika beberapa informasi di atas sudah anda ketahui maka saatnya anda melakukan penulisan. Ada beberapa sistem atau cara atau teknik dalam penulisan daftar pustaka. Sistem atau teknik yang akan kita gunakan adalah penulisan daftar pustakan menggunakan sistem APA. Lalu bagaimana menuliskan daftar pustaka jika diambil dari sumber buku, jurnal, koran ataupun internet? Mari kita mulai bahas.

Penulisan Daftar Pustakan dari Sumber Buku

Menggambil ide gagasan atau buah pemikiran yang sering dijadikan rujukan penulis atau peneliti karya tulis ilmiah sebagian besar adalah bersumber dari buku. Penulisan daftar rujukan yang berupa buku dalam sistem APA mengikuti urutan seperti berikut sama seperti yang sudah saya jelaskan di atas yakni:

  1. Nama belakang penulis, Anda harus mengetahui nama belakang penulis dari buku tersebut contoh nama penulis Yulius lumban Tobing maka nama belakangnya adalah Tobing
  2. Nama depan (inisialnya saja), jika nama penulisnya seperti yang di atas Yulius Lumban Tobing maka nama depannya di tuliskan inisial saja yaitu Y.L
  3. Tahun penerbitan (dalam kurung, diawali dan diakhiri titik);
  4. Judul buku dicetak miring (huruf pertama dari kata pertama, nama tempat, atau nama orang dari judul sumber ditulis dengan huruf kapital), diakhiri dengan titik;
  5. Edisi (kalau ada), kota tempat penerbitan, diikuti oleh titik dua dan penerbit.

Berikut ini cara penulisan daftar pustaka bersumber dari Buku

Buku di Tulis satu (1) orang

Jika buku hanya terdapat satu orang penulis makaa langsung saja cari nama belakang dan inisial nama depan di akhiri tanda titik. Kemudian diikuti tahun terbit dan judul. Penulisan judul harus dicetak miring. Huruf pertama dari kata pertama harus di tulis dengan huruf kapital. Penulisan huruf kapital pada judul jika juga terdapat nama tempat dan nama orang dan di akhiri tanda titik. Berkut ini contoh penulisannya jika hanya terdapat satu orang penulis.

  • Poole, M.E. (1976). Social class and language utilization at the tertiary level. Brisbane: University of
    Queensland.

Buku di Tulis dua orang atau tiga

Jika buku di tulis lebih dari satu, maka semua penulis harus di cantumkan dibelakang penulis pertama. Berikut ini contoh penulisannya.

  • Burden, P.R. & Byrd, D.M. (2010). Methods for effective teaching. Boston: Pearson.
  • Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2011). Models of teaching. Boston: Pearson.

Buku di Tulis Lebih dari tiga orang

Jika buku yang hendak kalian kutip memiliki penulis lebih dari 3 maka penulis kedua dan seterusnya hanya di wakili oleh dkk atau et all. Berikut ini contohnya:

  • Emerson, L. dkk. (2007). Writing guidelines for education students. Melbourne: Thomson.

Sumber yang ditulis oleh satu orang dalam buku yang berbeda

  • Halliday, M. A. K. (1985a). Spoken and written language. Geelong: Deakin University Press.
  • Halliday, M. A. K, (1985b). An introduction to functional grammar. London: Edward Arnold.
  • Halliday, M. A. K. (1985c). Part A. Language, context, and text: Aspects of language in a social semiotic
    perspective.
    Melbourne: Deakin University Press.

Penulis sebagai Penyunting

  • Philip, H.W.S. & Simpson, G.L. (Penyunting). (1976). Australia in the world of education today and
    tomorrow
    . Canberra: Australian National Commission.

Sumber merupakan Bab dari Buku

Jika sumber merupakan bagian bab dari sebuah buku maka judul buku utamanya yang harus di cetak miring. Judul artikel di tuliskan di belakang tahun terbit. Berikut ini cara penulisannya:

  • Coffin, C. (1997). Constructing and giving value to the past: An investigation into secondary school history.
    Dalam F. Christie & J.R. Martin (Penyunting), Genre and institutions: social processes in the
    workplace and school
    (hlm. 196 -231). New York: Continuum.

Penulisan Daftar Pustaka Bersumber dari Jurnal

Secara umum penulisan daftar pustaka dari jurnal tidak berbeda dengan bersumber dari buku. Penulisan nama pengarang. Yang menjadi pembeda adalah judul artikel tidak dicetak miring, hanya judul jurnal yang di cetak miring. Penulisan artikel jurnal dalam daftar rujukan mengikuti urutan sebagai berikut:

  1. nama belakang penulis;
  2. nama depan penulis (inisialnya saja);
  3. tahun penerbitan (dalam tanda kurung diawali dan diikuti tanda titik)
  4. judul artikel (ditulis tidak dicetak miring dan huruf pertama dari kata pertama, atau nama tempat, atau nama orang dalam judul ditulis dengan huruf kapital);
  5. judul jurnal (dicetak miring dan setiap huruf pertama dari setiap kata dalam nama jurnal ditulis dengan huruf kapital kecuali kata tugas) diikuti dengan koma;
  6.  nomor volume dengan angka Arab;
  7. nomor penerbitan ditulis dengan angka Arab di antara tanda kurung;
  8.  nomor halaman mulai dari nomor halaman pertama sampai dengan nomor terakhir.

Berikut ini Contoh yang bisa anda perhatikan

  • Setiawati, L. (2012). A descriptive study on the teacher talk at an EYL classroom. Conaplin Journal:
    Indonesian Journal of Applied Linguistics
    , 1 (2), hlm. 176─178.

Penulisan Daftar Pustaka atau Daftar Rujukan selain Buku dan artikel Jurnal

Berikut ini beberapa contoh penulisan daftar rujukan dengan sumber tulisan selain buku dan artikel jurnal misalnya skripsi, thesis, disertasi, publikasi lembaga pemerintah, laporan, makalah prosiding seminar, aerikel surat kabar atau koran serta sumber dari internet.

Sumber Skripsi, tesis, atau disertasi

  • Rakhman, A. (2008). Teacher and students’ code switching in English as a foreign language
    (EFL) classroom
    . (Tesis). Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung

Publikasi departemen atau Lembaga Pemerintah

  • Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1998). Petunjuk pelaksanaan beasiswa dan dana bantuan
    operasional
    . Jakarta: Depdikbud.

Dokumen atau laporan:

  • Panitia Proyek Pengembangan Pendidikan Guru. (1983). Laporan penilaian proyek pengembangan
    pendidikan guru.
    Jakarta: Depdikbud.

Makalah dalam prosiding konferensi atau seminar:

  • Sudaryat, Y. (2013). Menguak nilai filsafat pendidikan Sunda dalam ungkapan tradisional sebagai upaya
    pemertahanan bahasa daerah. Dalam M. Fasya & M. Zifana (Penyunting), Prosiding Seminar Tahunan
    Linguistik Universitas Pendidikan Indonesia
    (hlm. 432-435). Bandung: UPI Press.

Artikel Surat kabar (Koran)

Penulisan daftar rujukan jika artikel bersumber dari surat kabar atau koran hampir sama dengan penulisan bersumber dari buku. Yang anda butuhkan adalah nama penulis, tahun dan tanggal penerbit. Ditulis tahun terlebih dahulu kemudian tanggal dan bulan terbit. Judul artikel dan dimana artikel itu dimuat dan jangan lupa pada halaman berapa artikel tersebut dimuatnya. Penulisan koran atau surat kabarnya dicetak miring.

  • Sujatmiko, I. G. (2013, 23 Agustus). Reformasi, kekuasaan, dan korupsi. Kompas, hlm. 6.

Sumber dari Internet

Berikut ini contoh daftar pustaka dari internet:

  • Thomson, A. (1998). The adult and the curriculum. [Online]. Diakses dari http://www.ed.uiuc.edu/EPS/PES-
    Yearbook/1998/thompson.htm.

Demikianlah cara penulisan daftar pustaka baik bersumber dari buku, makalah, artikel jurnal, makalah prosiding seminar, koran dan bersumber dari internet. Semoga bermanfaat dan jangan lupa, cara di atas menggunakan Publication manual of the American Psychological Association (2010) edisi keenam (APA).

Comments (2)

  1. Rudy Agung Nugroho Maret 17, 2018
    • Tobing Maret 17, 2018

Leave a Reply