Materi Fisika SMA Kelas X Semester 2

Materi.id- Materi fisika SMA kelas x Semester 2|Hai sahabat MateriID, kali ini kita akan membahas materi apa saja yang akan kamu temui di kelas x tentunya di semester 2. Secara umum materi ini akan anda temui di kurikulum 2013 ataupun di kurikulum KTSP. Berikut ini daftar materi pelajaran fisika SMA Kelas X Semester 2 yang akan kalian pelajari:

Prinsip Kerja Alat- Alat Optik

Materi Prinsip Kerja alat Optik ini adalah materi pertama di kelas X Semester 2. Perlu sahabat ketahui bahwa Ada beberapa buku cetak membahas materi ini dengan judul Alat-Alat Optik saja. Sahabat MateriID, tidak usah kuatir karena isi dan pembahasannya pun sama. Untuk memahami cakupan dari materi ini saya sudah memberikan gambaran sederhana mengenai materi ini melalui peta konsep di bawah ini:

Materi Fisika SMA Kelas X Semester 2 Kurikulum 2013

Pada materi ini, ada dua tujuan pembelajaran yang harus kalian miliki setelah mempelajari dari bab ini yaitu menganalisis alat-alat optik secara kualitatif dan kuantitaif, dan menerapkan alat-alat optik dalam kehidupan sehari-hari.

Seperti yang kita ketahui bahwa Alat optik dibuat dengan bermacam tujuan, tetapi fungsi alat optik yang utama adalah untuk meningkatkan daya penglihatan manusia.

Mata

Mata adalah salah satu contoh sistem optik yang kita miliki dan paling penting bagi manusia. Mata memiliki bagian-bagian dan fungsinya. Berikut ini gambar bagian-bagian mata secara lengkap

Bagian-bagian Mata dan Fungsinya

Bagian-bagian Mata dan Fungsinya

Berikut ini Bagian-bagian mata dan Fungsinya serta cara kerja mata:

  1. Pupil
  2. Iris
  3. Kornea
  4. Otot Siliari
  5. Lensa
  6. Retina
  7. Saraf Optik

Mata adalah alat optik yang sangat vital bagi manusia. Perhatikan pada gambar berikut ini fungsi dan cara kerja dari mata, bagian depan mata memiliki lengkung lebih tajam dan dilapisi selaput cahaya disebut kornea. Tepat di belakang kornea terdapat cairan (aquaeous humor). Cairan ini berfungsi untuk membiaskan cahaya yang masuk ke mata. Intensitas cahaya yang masuk ke mata diatur oleh pupil, yakni celah lingkaran yang dibentuk oleh iris. Iris sendiri merupakan selaput yang selain berfungsi membentuk pupil, juga berfungsi sebagai pemberi warna pada mata (hitam, biru, atau coklat). Setelah melewati pupil, cahaya masuk ke lensa mata. Lensa mata ini berfungsi untuk membentuk bayangan nyata sedemikian sehingga jatuh tepat di retina. Bayangan yang ditangkap retina bersifat nyata dan terbalik. Bayangan ini kemudian disampaikan ke otak melalui syaraf optik dan diatur sehingga manusia mendapatkan kesan melihat benda dalam kondisi tegak.

Kacamata

Kacamata merupakan salah satu alat optik yang dapat digunakan untuk mengatasi cacat mata. Bagian-bagian dari kacamata tentunya para sahabat sudah mengetahuinya bukan? Kacamata terdiri dari lensa cekung atau lensa cembung, dan frame atau kerangka tempat lensa berada.

Kamera

Aalat Optik kedua yang cara kerjanya mirip dengan cara kerja mata adalah kamera. Bagian dasar dan paling utama adalah sebuah lensa cembung, celah diafragma, dan film (pelat sensitif). Jika pada mata, elemen dasar ini adalah menyerupai lensa mata (lensa cembung), iris (celah diafragma), dan retina (film).

Lensa cembung berfungsi untuk membentuk bayangan benda, celah diafragma berfungsi untuk mengatur intensitas cahaya yang masuk, dan film berfungsi untuk menangkap bayangan yang dibentuk lensa. Film terbuat
dari bahan yang mengandung zat kimia yang sensitif terhadap cahaya (berubah ketika cahaya mengenai bahan
tersebut).

Lup Atau Kaca Pembesar

Lup atau masyarakat umumnya mengenalnya dengan nama kaca pembesar. Sesuai dengan namanya fungsi dari lup ini adalah lensa cembung yang difungsikan untuk melihat benda-benda kecil sehingga tampak lebih jelas dan besar.

Mikroskop

Secara umum mikroskop terdiri dua buah lensa positif. Pertama adalah Lensa yang berhadapan langsung dengan objek yang diamati disebut lensa objektif. Sementara itu, lensa tempat mata mengamati bayangan disebut lensa okuler. Fungsi lensa okuler ini sama dengan lup. Secara sederhana fungsi mikroskop mirip dengan lup, yakni untuk melihat objek-objek kecil. Keliebihan dari mikroskop adalah dapat digunakan untuk melihat objek yang jauh lebih kecil lagi karena perbesaran yang dihasilkannya lebih berlipat ganda dibandingkan dengan lup.

Suhu dan Kalor

Materi fisika SMA kelas x Semester 2 selanjutnya adalah Kalor. Secara umum, materi ini sudah anda dapatkan di SMP dan akan lebih dalam lagi pembahasannya di kelas X SMA pada semeter 2 ini. Terdapat 4 bagian yang akan kalian pelajari dari bab ini yaitu tentang temperatur, pemuaian zat, pengertian kalor itu sendiri, serta bagaimana kalor dapat berpindah. Untuk memahami materi kalor, berikut ini saya berikan peta konsep materi tersebut.

Peta Konsep Kalor

Pengertian Temperatur

Temperatur dapat didefinisikan sebagai sifat fisik suatu benda untuk menentukan apakah keduanya berada dalam kesetimbangan termal. Dua buah benda akan berada dalam kesetimbangan termal jika keduanya memiliki temperatur yang sama. Secara sederhananya temperatur adalah derajat panas dinginnya suatu benda.

Alat untuk mengukur temperatur adalah termometer. Benda apapun yang memiliki sedikitnya satu sifat yang berubah terhadap perubahan temperatur dapat digunakan sebagai termometer. Sifat semacam ini disebut sebagai sifat termometrik (thermometric property). Senyawa yang memiliki sifat termometrik disebut senyawa termometrik.

Ada beberapa skala termometer yang harus kalian pahami yaitu

  1. Termometer Skala Celcius
  2. Termometer Scala Reamur
  3. Termometer Skala Fahrenheit
  4. Termometer skala Kelvin

Pemuaian Zat

Pernahkah kalian mengamati mengapa di siang hari kabel telpon ataupun kabel listrik akan mengendur? Rel kereta api pada sambungannya diberi jarak? Serta bingkai kaca lebih besar daripada kacanya. Hal ini dibuat untuk menghindari kerusakan benda tersebut akibat dari terjadinya pemuaian. Pemuaian terjadi jika benda yang dapat memuai diberi panas. Ada 3 jenis pemuaian jenis zat, yaitu pemuaian zat padat, pemuaian zat cair, dan pemuaian zat gas. Pada bab ini hanya akan dibahas pemuaian zat padat. Pada pemuaian zat padat, terdapat 3 jenis pemuaian yaitu pemuaian panjang, pemuaian luas, dan pemuaian volume

 Kalor

Kalor dapat didefinisikan sebagai proses transfer energi dari suatu zat ke zat lainnya dengan diikuti perubahan temperatur. Misalnya yang sering kalian lakukan jika kalian mandi terlalu malam, pasti kamu akan memasak air dulu untuk mandi bukan? Jika terdapat dua benda yang dingin dan panas di campurkan, maka yang panas akan mentransfer energiya ke benda yang dingin sehingga suhu keduanya akan sama atau setimbang.

Pada materi kalor, ada beberapa yang harus kalian pahami yaitu kalor jenis, kapasitas kalor serta hukum kekekalan energi untuk kalor atau yang dikenal dengan asas black.

Perpindahan Kalor

Pada sebuah benda, perpindahan kalor atau perambatan kalor terjadi dari benda yang bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu rendah. Kalor dapat merambat dengan tiga cara, di antaranya secara konduksi (hantaran), secara konveksi (aliran) dan secara radiasi (pancaran).

Elektrodinamika

Bab ketiga pada materi fisika SMA Kelas X semester 2 adalah elektrodinamika. Bagian ini akan membahas tentang arus listrik, hukum ohm dan hambatan listrik, rangkaian listrik, energi dan daya, alat ukur listrik serta pemanfaatannya. Untuk memudahkan dalam memahami perhatikan gambar di bawah ini:

Peta konsep Elekrodinamika

Arus Listrik

Di SMP kalian sudah mempelajari konsep muatan listrik secara umum dibahas di materi listrik statis. Arus listrik mengalir secara spontan dari potensial tinggi ke potensial rendah melalui konduktor, tetapi tidak dalam arah sebaliknya. Aliran muatan ini dapat dianalogikan dengan aliran air dari tempat (potensial gravitasi) tinggi ke tempat (potensial gravitasi) rendah.

Hukum Ohm dan Hambatan Listrik

Bunyi Hukum Ohm adalah hasil perbandingan antara beda potensial/tegangan listrik dan arus listrik disebut hambatan listrik. Dari persamaan tersebut dapat disimpulkan bahwa arus listrik sebanding dengan beda potensial. Semakin besar beda potensial listrik yang diberikan, semakin besar arus listrik yang dihasilkan. Demikian juga sebaliknya, semakin kecil beda potensial yang diberikan, semakin kecil arus listrik yang dihasilkan.

Rangkaian Hambatan Listrik

Dalam rangkaian listrik, hambatan dapat dirangkai secara seri, paralel, atau kombinasi (gabungan) dari keduanya. Setiap susunan rangkaian memiliki fungsi tertentu.

Selain materi diatas, di bab 3 ini kalian akan mempelajari tentang rangkaian arus listrik searah yang terdiri dari

–  GGL, hambatan dalam dan tegangan jepit serta hukum kirchhoff dan penerapannya
– Energi dan Daya
– Alat Ukur lsitrik yang terdiri dari voltmeter dan ampere meter
– Pemanfaatan energi listrik dalam kehidupan sehari-hari

Spektrum Gelombang Elektromagnetik

Spektrum Gelombang Elektromagnetik adalah bab terakhir di Kelas X semester 2. Berikut ini materi yang akan kalian pelajari di bab ini:

  • Hipotesis Maxwell
  • Bukti Hepotesis Maxwell
  • Spektrum Gelombang elektromagnetik

Demikanlah daftar materi yang akan kalian pelajari di kelas X pelajaran fisika SMA Semester 2. Semoga bermaanfaat bagi kita semua.

No Responses

  1. Pingback: Materi Alat-Alat Optik Fisika - Materi.id Januari 5, 2018

Add Comment