Rangkuman Materi dan Rumus Rangkaian Seri, Paralel dan Campuran

Materi.id- Rangkuman Materi dan Rumus Rangkaian Seri, Paralel dan Campuran| Halo sahabat MateriID. Beberapa waktu yang lalu kita sudah membahas listrik statis dimana muatannya tidak bergerak. Kali ini kita akan membahas tentang rangkaian seri dan paralel yang termasuk kedalam materi listrik dinamis. Materi rangkaian listrik seri dan paralel sebenarnya sudah di pelajari di SMP. Namun, kali ini kita akan membahasnya lebih jauh lagi.

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai rangkaian seri dan paralel, apakah sahabat sudah memahami apa makna dari rangkaian itu sendiri? Wikipedia menjelaskan bahwa  rangkaian listrik dapat diartikan sebagai sambungan dari bermacam-macam elemen listrik pasif yang kita kenal pada umumnya seperti resistor ( hambatan), kapasitor (penyimpan muatan sementara), induktor,  transformator, sumber tegangan, sumber arus, dan saklar (switch).

Silahkan Baca” Sejarah Listrik, apa itu listrik Statis

Pengertian dan ciri-ciri Rangkaian Seri dan Paralel

Sambungan dari elemen-elemen yang dipakai di elektronika khususnya listrik ada dua jenis yang sederhana yaitu rangkaian seri dan rangkaian paralel. Namun ada satu lagi yang lebih kompleks adalah rangkaian campuran. Rangkaian seri adalah sebuah rangkaian listrik dimana setiap komponen atau elemennya dihubungkan sejajar, atau tiap ujung kaki komponennya dihubungkan sejajar. Inilah yang menjadi ciri utama jika sahabat MateriID ingin mengetahui apakah sebuah rangkaian listrik tersebut adalah rangkaian seri.

Salah satu penerapan dari rangkain listrik secara seri adalah lampu hias yang berkelap-kelip. Jika ada acara Natal, ulang tahun ataupun yang lainnya, kita akan sering menjumpai rangkaian listrik ini bukan.

Ciri-ciri Rangkaian Seri

Untuk memahami lebih lanjut, kami akan memberikan ciri-ciri sederhana untuk memahami apakah sebuah rangkaian tersebut adalah rangkaian seri. Berikut ini secara ringkas akan kita bahas:

  • Arus listrik yang mengalir tiap resistor adalah sama
  • Jika di dalam rangkaian seri terdapat beban atau hambatan yang putus maka arus litrik akan berhenti mengalir
  • Tegangan sumber akan dibagai dalam jumlah tahanan seri
  • Biaya membeli kabel akan lebih rendah
Gambar rangkaian seri

Gambar rangkaian seri

Pengertian Rangkaian Paralel, rangkaian paralel adalah rangkaian listrik dimana komponen atau elemennya disusun secara berderet, atau setiap rangkaian listrik akan mendapatkan arus yang sama jika besar tahanannya adalah sama. Hal inilah yang mengakibatkan biaya dalam rangkaian paralel akan lebih besar karena akan membutuhkan kabel penghubung yang banyak.

Rangkain Paralel Lampu

Rangkain Paralel Lampu

Jika kita melihat dua gambar di atas, sahabat akan lebih mudah melihat perbedaan rangkaian seri dan paralel. Bagaimana sudah memahaminya bukan?

Ciri-ciri Rangkaian Paralel

  • Arus listrik yang mengalir tiap hambatan dapat berbeda, tergantung dari besar hambatan pada rangkaian itu sendiri
  • Jika terdapat beban atau hambatan atau putusnya pengubung dalam satu cabang dalam rangkaian tidak mempengaruhui cabang yang lainnya
  • Terdapat banyak cabang dalam rangkaian tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan Rangkaian Seri dan Paralel

Banyak siswa saya bertanya, apakah kekurangan dan kelebihan dari rangkaian seri ataupun rangkaian paralel? Berikut ini saya jabarkan dan jelaskan kelebihan dan kekurangannya:

Kelebihan Rangkaian Seri

  • Lebih hemat biaya, hal ini dikarenakan pada rangkaian ini tidak membutuhkan banyak kabel penghubung. Setiap beban dihubuungkan satu sama lainnya
  • Lebih cepat dalam mengenalisa kerusakan. Jika terdapat kerusakan di salah satu beban atau hambatan maka bisa mempengaruhui beban yang lainnya sehingga memudahkan dalam menganalisis kerusakannya
  • Arus listrik yang mengalir di tiap hambatan adalah sama besar

Kelebihan Rangkaian Paralel

  • Jika terdapat kerusakan di salah satu hambatan atau beban tidak mempengaruhi beban yang lain dan arus listrik masih dapat mengalir
  • Semua komponen satu sama lain mendapatkan tegangan yang sama.
  • Biaya dalam pemasangan lebih mahal
  • Pada umumnya dipasang sebagai rangkaian utama di rumah-rumah atau perkantoran

Rangkaian Campuran

Lalu bagaimana dengan rangkaian listrik campuran? Dari namanya saja kita sudah dapat menggambarkan bahwa rangkaian campuran ini terdiri dari rangkaian seri dan paralel. Untuk lebih jelasnya silahkan kalian amati gambar dibawah ini:

Rangkaian Campuran

Rangkaian Campuran

Coba perhatikan gambar, gambar tersebut terdiri dari rangkaian seri yaitu lampu 1 dan 2 serta rangkaian paralel yaitu lampu 3 dan 4. Gabungan dua rangkaian ini dinamakan rangkaian gabungan.

Rumus dan Contoh Soal Rangkaian Seri dan Paralel

Rumus Rangkaian Seri

Nah sekarang bagian yang sedikit lebih sulit yaitu menghitung tentang besar hambatan total atau arus yang mengalir dalam rangkaian tersebut. Jangan takut, kita akan memberikan rumus dan contoh soalnya.

Rumus rangkaian seri dan paralel

Rumus rangkaian seri

Rumus untuk mencari hambatan total pada rangkaian seri di atas adalah sebagai berikut :

Rs = R1 + R2 +….

Rs = hambatan total rangkaian seri (ohm atau Ω)

R1 = hambatan 1 (ohm atau Ω)

R1 = hambatan 1 (ohm atau Ω)

R2 = hambatan 2 (ohm atau Ω)

Jika lebih dari 2 hambatan, maka silahkan di tambah terus sesuai dengan jumlah hambatan pada rangkaian tersebut.

Rumus Rangkaian Paralel

Rumus rangkaian Paralel

Rumus rangkaian Paralel

Lalu bagaimana jika rangkaian tersebut adalah rangkaian paralel? Berikut ini Rumus untuk mencari hambatan total pada rangkaian paralel adalah :

1/Rp = 1/R1 + 1/R2 +….

Rp = hambatan total rangkaian seri (ohm atau Ω)

R1 = hambatan 1 (ohm atau Ω)

R1 = hambatan 1 (ohm atau Ω)

R2 = hambatan 2 (ohm atau Ω)

Demikianlah rangkuman materi dan rumus rangkaian seri, paralel dan campuran. Mulai dari pengertian, ciri-ciri, kelebihan dan kekurangan serta rumus dan contoh rangkaian seri, paralel dan campuran. Semoga bermanfaat dan silahkan bagikan kepada sahabat lainnya ya.

Add Comment