Rumus Arus Listrik, Tegangan dan Hambatan Listrik

Materi.id- Rumus Arus Listrik, tegangan dan hambatan listrik| Hai sahabat MateriID, kali ini kita akan membahas seputar bagaimana caranya mencari rumus arus listrik, tegangan dan hambatan sebuah rangkaian listrik. Sebelum membahas materi tersebut, coba bayangkan bagaimana kondisi masyarakat jika tidak terdapat energi listrik? Pasti terjadi kekacauan ya, karena semua aspek masyarakat pasti membutuhkan listrik. Dari tempat bekerja hingga mainan anak-anak, semuanya membutuhkan energi listrik. Karena begitu pentingnya energi ini, maka anda harus memahaminya. Arus listrik kita pelajari di listrik dinamis, jika kalian ingin mengetahui informasi atau ateri tentang listrik statis silahkan baca link dibawah ini:

Baca “Listrik Statis

Pengertian Arus Listrik dan Rumus Arus Listrik

Konsep listrik sudah kalian pelajari ketika SMP yaitu konsep muatan listrik. Ada tiga jenis muatan listrik yaitu proton (muatan positif), elektron (muatan negative) dan neutron (muatan netral). Masih ingatkah kalian mengapa sebuah benda dapat bermuatan listrik? Suatu benda akan bermuatan listrik ketika benda tersebut kelebihan atau kekurangan elektron.

Jika terdapat dua benda yang memiliki perbedaan mauatan kemudaian dihubungkan oleh benda konduktor maka elektron dari benda yang kelebihan akan bergerak menuju benda yang memiliki atau kekurangan elektron. Sehingga kedua muatan tersebut memiliki muatan yang sama. Muatan elektron bergerak dari benda yang memiliki potensial tinggi ke benda yang berpotensial rendah. Aliran elektron inilah yang disebut dengan arus listrik.

Rumus Arus Listrik

Lalu bagaimana cara mencari Kuat arus listrik?

Jika kita memiliki sebuah lampu yang dihubungkan dengan kabel atau penghantar konduktor, muatan listrik akan mengalir melalui kabel sehingga lampu akan menyala. Banyaknya muatan yang mengalir melalui penampang konduktor inilah yang disebut dengan kuat arus listrik atau arus listrik. Secara matematis kuat arus listrik memiliki rumus:

Rumus arus listrik

Pengertian Persamaan Hukum Ohm

Setelah kalian memahami tentang konsep arus listrik dan muatan serta bahwa arus listrik mengalir dari potensial yang tinggi ke potensial yang rendah maka kali ini kita akan membahas tentang hukum ohm. Secara sederhana Hukum ohm menyatakan bahwa bahwa hasil perbandingan antara beda potensial/tegangan listrik dan arus listrik disebut hambatan listrik.

Persamaan hambatan atau yang dikenal dengan R secara matematis berdasarkan hukum Ohm adalah sebagai berikut:

Hukum ohm

Hambatan Listrik Konduktor

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa benda yang dapat menghantarkan listrik disebut dengan konduktor. Kuat arus listrik yang mengalir dari sebuah bahan konduktor bisa kita analogikan dengan laju mobil di jalan raya. Coba anda bayangkan, jika jalan yang akan dilalui oleh mobil tersebut terbuat dari aspal dan lebar maka laju mobil bisa melaju dengan kencang pun sebaliknya.

Begitu pula dengan kuat arus listrik akan kecil ketika melalui konduktor yang luas penampangnya kecil, hambatan jenisnya besar, dan panjang. Sebaliknya, kuat arus listrik akan besar ketika melewati konduktor yang luas penampangnya kecil hambatan jenisnya besar, dan pendek.

Maka hambatan sebuah penghantar dipengaruhi oleh, jenis habatan tersebut, panjang hambatan, dan luas penampang. Secara matematis dirumuskan sebagai berikut:

Rumus Hambatan Listrik

Rangkaian Hambatan Listrik

Dalam rangkaian listrik, hambatan listrik dapat di rangkai menjadi 3 macam rangkaian diantaranya rangkaian seri, rangkain paralel dan rangkaian campuran. Untuk pembahasan lebih lanjut silahkan anda baca pembahasan secara lengkap di link berikut ini.

Baca “Rangkaian listrik, rangkaian seri, paralel dan campuran

Contoh Soal Kuat Arus Listrik, Hambatan dan Beda potensial (tegangan)

Untuk memahami penerapan dan rumus kuat arus, hambatan dan beda potensial serta rangkaian dari hambatan listrik berikut ini saya berikan contoh soal dan pembahasan mengenai kuat arus listrik dan lainnya.

Contoh Soal 1 Kuat Arus Listrik

Muatan listrik sebesar 20 C mengalir pada penampang konduktor selama 5 sekon.
a. Berapakah kuat arus listrik yang melalui konduktor tersebut?
b. Berapakah jumlah elektron yang mengalir pada penampang konduktor tiap sekon, jika diketahui e = 1,6 × 10–19 C?

Contoh soal kuat arus listrik

Contoh 2

Sebuah kawat yang panjangnya 2 m dan luas penampangnya 5 cm2 memiliki hambatan 100Ω. Jika kawat tersebut memiliki panjang 4 m dan luas penampang 1,25 cm2, berapakah hambatannya?

Contoh soal dan pembahasan hambatan

Demikainlah pembahasan singkat mengenai rumus kuat arus, hambatan dan beda potensial yang disertai contoh soal dan pembahasannya. Semoga bermanfaat ya, jangan lupa bagikan kepada y

No Responses

Leave a Reply