Rumus Gaya Gesek: Pengertian, Rumus dan Contoh Soal

Materi.id|Rumus Gaya Gesek– Hai sahabat MateriID, pasti kalian sering mendengar dengan kata gesekkan atau gaya gesek? Apakah kalian sudah memahaminya apa itu yang dimaksud dengan gaya gesek?Sebelum membahas lebih jauh tentang rumus gaya gesek serta contoh soalnya, pernahkah kalian menendang bola dan apa yang terjadi terhadap bola yang sudah mengelinding menempuh jarak tertentu? Ya, pasti bola tersebut akan berhenti bukan? Mengapa hal ini bisa terjadi? Yaps, jawabnya karena adanya gaya gesek. Gaya gesek adalah Gaya yang timbul akibat sentuhan dua permukaan benda yang arahnya beralawan dengan arah geraknya.

Gaya gesek adalah termasuk kedalam besaran vektor. Gaya gesek memiliki nilai, satuan dan arah yang menjadi ciri dari besaran vektor. Sehingga sifat-sifat oprasi dari penjumlahan vektor dan perkalian vektor berlaku pada gaya gesek ini. Nilai dari gaya gesek ini tergantung dari kondisi dari kedua permukaan benda yang bersentuhan. Semakin kasar bidang sentuh gesekkan maka nilai gaya gesek akan semakin besar.

Sebelum lebih jauh lagi, untuk memudahkan pemahaman anda sebaiknya anda baca terlebih dahulu materi berikut ini:
Besaran Vektor
Hukum Newton

Rumus Gaya Gesek

Gaya gesek terdiri dari dua jenis yaitu gaya gesek statis (GGS) dan gaya gesek kinetis (GGK). Dari namanya saja kita sudah bisa menebak bahwa gaya gesek statis terjadi pada benda yang diam sedangkan pada gaya gesek kinetis pada benda bergerak dengan kecepatan tertentu sehingga memiliki percepatan.

Gaya Gesek Statis (GGS)

Yups Gaya gesek statis dikenal dengan GGS tap bukan ganteng ganteng srigala ya hehee. Gaya gesek statis terjadi pada benda yang diam atau benda tepat akan bergerak. Menurut hukum I Newton bahwa benda yang diam memiliki resultan vektor sama dengan nol. Sehingga selama benda diam maka besar gaya gesek pada benda tersebut adalah sama dengan gaya yang bekerja pada benda tersebut.

Besar gaya gesekkan statis adalah hasil kali dari koefisien gesekan statis dengan gaya normal benda tersebut. Hasil perkalian ini merupakan besaran vektor dan mengikuti aturan perkalian vektor. Secara matematisnya bisa di tuliskan sebagai berikut:

Rumus Gaya Gesek

Rumus Gaya Gesek

Untuk memahami lebih jauh yang perlu anda ingat bahwa ada beberapa aturan dalam gaya gesek statis, diantaranya sebagai berikut:

Pengertian Gaya Gesek

Perhatikan gambar diatas, Jika benda dalam keadaan diam dan tepat akan bergerak maka memiliki nilai gaya gesek statis. Jika gaya yang bekerja lebih besar dari pada gaya gesek statisnya maka benda akan bergerak.

F \le f_s \longrightarrow benda tetap diam.

F \geq f_s \longrightarrow  benda mulai bergerak

Gaya Gesek Kinetis (GGK)

Gaya gesek kinetis adalah gaya yang terjadi pada benda yang bergerak. Berarti nilai Gaya yang bekerja pada benda lebih besar dari pada gaya gesek statisnya. Untuk persamaan gaya gesek kinetis sebeneranya hampir sama dengan gaya gesek statis yang membedakannya pada gaya gesek kinetis adalah koefisien gesekan yang digunakan adalah koefisien gesekan kinetis (μk).

Untuk Memahami lebih jauh antara gaya gesek dengan gaya sejajar, perhatikan grafik hubungan antara gaya gesek dengan gaya sejajar berikut ini:

Grafik Hubungan Gaya gesek dengan gaya sejajar

Perhatikan Grafik diatas, berdasarkan gambar di atas bahwa benda saat belum diberi gaya atau F = 0 maka gaya gesekkan juga 0 atau f ges =0. Ketika besar gaya gesekkan dinaikan secara perlahan maka benda akan tetap diam hingga di capai keadaan dimana benda akan tepat bergerak jika gaya yang diberikan akan sama dengan nilai gaya gesek statis maksimumnya.  Jika gaya dinaikkan lagi maka benda akan bergerak dan di sinilah digunakannya gaya gesek kinetis. Jika permukaan benda yang digunakan sama maka besar koefisien gesekan statis akan lebih besar dari pada koefisien gesekan kinetis.

Contoh Soal Gaya Gesekan

  1. Sebuah balok 10 Kg diam diatas sebuah permukaan benda. Koefisein gesekan statis 0,4 dan koefisien gesekan kinetis 0,3. Tentukan gaya gesek yang terjadi pada balok jika gaya yang bekerjanya sebagai berikut
    a. F = 0
    b.  20 N
    c. 42 N

    Untuk memahami soal tersebut anda harus menggambarkan gaya apa saja yang bekerja pada benda tersebut. Perhatikan gambar berikut ini:
    Contoh Soal Gaya Gesek
    Contoh Soal Gaya Gesek 2
  2. Sebuah benda bergerak menuruni bidang miring dengan kemiringan 30º terhadap bidang horizontal. Jika besar koefisien kinetik adalah 0,1 tentukan:
    a. Percepatan
    b. Laju yang dicapat ketika menempuh waktu 4 s

    Untuk menjawabnya anda harus uraikan gaya-gaya yang bekerja pada benda tersebut

    Contoh soal gaya gesek kinetis

Demikian pembahasan lengkap kita tentang rumus gaya gesek baik gaya gesek statis dan kinetis yang dilengkapi dengan rumus serta contoh soal dan pembahasan. Silahkan anda bagikan kepada yang lainnya ya.

Leave a Reply